For your plate, Halo konco luwe! Jalanan malam di kota-kota besar Indonesia selalu menghadirkan pemandangan serupa: deretan tenda dengan spanduk besar bertuliskan “Pecel Lele Lamongan.” Hampir setiap orang mengenal sajian ini sebagai makanan rakyat yang mudah dijangkau.

Kisahnya bermula dari Lamongan, Jawa Timur. Para perantau dari daerah ini membawa tradisi kuliner lele goreng ke berbagai kota. Mereka mendirikan warung tenda sederhana, lalu menyajikan ikan lele goreng lengkap dengan sambal terasi. Dari situlah nama “Pecel Lele Lamongan” semakin melekat.

Masyarakat percaya cita rasa khas dari Lamongan muncul berkat sambal yang kuat dan racikan bumbu rempah yang sederhana tetapi berkarakter. Identitas itu menjadikan pecel lele tidak hanya sebagai makanan sehari-hari, tetapi juga simbol keberhasilan warga Lamongan dalam merantau dan berwirausaha kuliner.

Perbedaan Pecel Lele Lamongan dengan Pecel Lainnya

Sambal
Sumber: yana gayvoronskaya / canva

Banyak orang sering bingung dengan istilah “pecel” karena selama ini pecel identik dengan sayuran rebus dan sambal kacang. Pecel lele justru menghadirkan konsep berbeda.

  • Pecel sayur tradisional selalu menonjolkan kombinasi sayuran rebus seperti bayam, kecambah, kacang panjang, dan kangkung dengan siraman sambal kacang yang gurih.

  • Pecel lele Lamongan menampilkan ikan lele goreng garing dengan sambal terasi yang pedas menyengat. Lele digoreng hingga kering, lalu disajikan bersama nasi hangat, lalapan mentimun, kemangi, dan kol.

Perbedaan utama terletak pada penggunaan sambal. Pecel sayur menggunakan sambal kacang, sedangkan pecel lele Lamongan menggunakan sambal terasi atau sambal tomat yang diulek langsung di cobek batu. Keunikan itu membuat pecel lele lebih cocok sebagai lauk utama ketimbang sekadar hidangan pelengkap.

Selain itu, suasana makan juga berbeda. Pecel sayur sering muncul dalam acara hajatan atau warung rumahan, sedangkan pecel lele Lamongan identik dengan warung tenda kaki lima yang hidup di malam hari.

Cara Membuat Pecel Lele Lamongan

Rahasia kelezatan pecel lele Lamongan terletak pada kesegaran bahan dan teknik sederhana yang terjaga turun-temurun. Berikut langkah-langkah membuatnya:

1. Menyiapkan Lele

Pilih ikan lele segar dengan tubuh yang masih licin dan mata jernih. Bersihkan isi perut dan lendir dengan garam atau jeruk nipis agar bau amis berkurang.

2. Meracik Bumbu Marinasi

Haluskan bawang putih, ketumbar, kunyit, dan garam. Lumuri lele dengan bumbu tersebut secara merata. Diamkan sekitar 30 menit agar bumbu meresap.

3. Menggoreng Lele

Panaskan minyak dengan api sedang. Masukkan lele satu per satu agar tidak saling menempel. Goreng hingga kulit berwarna cokelat keemasan dan tekstur garing.

4. Membuat Sambal Terasi

Ulek cabai rawit, cabai merah, tomat, bawang merah, dan bawang putih yang sudah digoreng sebentar. Tambahkan terasi bakar, garam, serta sedikit gula. Siram sambal dengan minyak panas bekas menggoreng lele agar aromanya semakin harum.

5. Menyajikan dengan Lalapan

Letakkan lele goreng di atas piring, tambahkan nasi hangat, sambal terasi, dan lalapan segar seperti timun, kemangi, dan kol. Kombinasi ini menciptakan sensasi pedas, gurih, segar, sekaligus mengenyangkan.

Identitas Kuliner yang Melekat

Pecel lele Lamongan bukan sekadar hidangan malam pengganjal perut. Kehadirannya membentuk identitas kuliner Indonesia modern. Dari kota kecil Lamongan, sajian ini menjelajah ke seluruh negeri. Tenda-tenda biru dengan lampu neon sederhana menghadirkan rasa kebersamaan, kehangatan, dan kelezatan yang bisa dinikmati siapa saja.

Melalui sambalnya yang pedas, teksturnya yang renyah, serta harga yang ramah di kantong, pecel lele Lamongan berhasil membuktikan bahwa makanan sederhana mampu merebut hati banyak orang dan bertahan lintas generasi.

FAQ

  1. Mengapa disebut Pecel Lele Lamongan?

Sebutannya muncul karena para perantau asal Lamongan, Jawa Timur, yang pertama kali mempopulerkan sajian ini di kota-kota besar. Walaupun bentuknya berbeda dari pecel sayur, nama “pecel” tetap dipakai karena tradisi penyajian lauk dengan sambal dan nasi.

  1. Apa yang membedakan Pecel Lele Lamongan dengan pecel lainnya?

Perbedaannya terletak pada lauk dan sambal. Pecel sayur memakai sambal kacang dan sayuran rebus, sementara Pecel Lele Lamongan menonjolkan ikan lele goreng garing dengan sambal terasi atau sambal tomat segar.

  1. Apakah semua warung tenda pecel lele benar-benar berasal dari Lamongan?

Tidak semua. Banyak pedagang berasal dari daerah lain, tetapi tetap menggunakan nama “Lamongan” karena sudah melekat sebagai identitas dan jaminan rasa.

  1. Apa kunci utama kelezatan Pecel Lele Lamongan?

Kuncinya ada pada bumbu marinasi sederhana, cara menggoreng hingga renyah, serta sambal terasi segar yang diulek langsung. Perpaduan lalapan segar juga menambah cita rasa khas.

  1. Apakah Pecel Lele Lamongan sehat untuk dikonsumsi?

Pecel lele tetap sehat jika dikonsumsi dengan porsi seimbang. Ikan lele mengandung protein tinggi, tetapi proses penggorengan bisa meningkatkan kadar lemak. Menambahkan lalapan segar dan sambal secukupnya bisa membantu menjaga keseimbangan nutrisi.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *