For Your Plate, halo konco luwe! Jalan sempit di belakang kantor Kecamatan Jatirogo mendadak ramai sejak fajar menyingsing. Aroma rempah dan kaldu daging mengepul dari sebuah warung sederhana yang berdiri tanpa papan nama mencolok. Warga Tuban menyebutnya Rawon Mbah Karsan, sebuah kuliner legendaris yang selalu menciptakan antrean sejak pukul 05.00 pagi.
Warung rawon ini tidak biasa. Ia tidak mengikuti resep rawon konvensional yang menggunakan keluak. Sebaliknya, sang peracik justru menggunakan kecap untuk menciptakan warna hitam yang khas. Meskipun berbeda, rasa gurih dan pekat dari rawon ini justru menciptakan identitas tersendiri, hingga menarik pengunjung dari luar kecamatan Jatirogo.
Cita Rasa Warisan, Melewati Tiga Generasi

Rawon Mbah Karsan telah berdiri sejak zaman kakek dari pemilik sekarang. Nama “Rawon Mbah Karsan” berasal dari mbah Karsan, pendiri warung yang mengawali usaha ini dengan semangat sederhana: menyajikan rawon yang kuat rasa, murah, dan bikin nagih.
Kini, sang cucu yang bernama Alex mengambil alih warung tersebut. Ia tetap mempertahankan warisan resep dari kakeknya tanpa mengubah satu langkah pun. Ia juga menjaga suasana warung yang masih berdinding kayu, beratap seng, dan bermeja panjang seadanya. Banyak pelanggan merasa nostalgia setiap kali duduk dan menyeruput kuah rawon hangat dari warung ini.
Warung rawon ini menggunakan kecap manis sebagai pengganti keluak. Ia mengolah kuah rawon dari rebusan daging kambing dan rempah-rempah seperti ketumbar, serai, lengkuas, dan bawang merah-putih yang ia tumis hingga harum. Setelah kuah matang, ia menambahkan kecap dalam jumlah seimbang hingga warnanya berubah menjadi hitam pekat. Rasa manis gurih berpadu dengan kaldu yang dalam, menciptakan sensasi berbeda dari rawon biasa.
Banyak pelanggan tidak menyadari bahwa rawon ini tidak mengandung keluak. Mereka hanya menikmati kekayaan rasa yang hangat dan lembut. Beberapa pelanggan justru merasa kuah Rawon Bakarsan lebih ringan, cocok untuk disantap pagi-pagi.
Pilihan Isian Rawon Unik dan Lengkap
Rawon ini tidak hanya menyajikan daging biasa. Warung ini menghadirkan berbagai pilihan isian, mulai dari empal dengan dua jenis pilihan: daging atau campuran jerohan. Ada pula kikil yang empuk dan kenyal, serta yang paling spesial, kepala kambing utuh. Pelanggan dapat memesan kepala lengkap untuk dinikmati bersama keluarga.
Harga yang ditawarkan pun bersahabat:
- Rawon normal: Rp19.000
- empal: Rp20.000
- kikil: Rp30.000
- Kepala kambing utuh: Rp150.000
Para pelanggan merasa puas dengan porsinya yang besar dan rasa yang konsisten dari tahun ke tahun.
Selalu Ramai, Sering Habis Sebelum Matahari Tinggi

Warung Rawon mbah Karsan buka setiap hari mulai pukul 05.00 WIB. Namun, pelanggan harus datang lebih awal jika ingin kebagian. Alex hanya memasak dalam jumlah terbatas setiap hari. Ia memilih kualitas daripada kuantitas. Biasanya, rawon habis paling cepat sekitar pukul 07.00, dan paling siang pukul 09.00. Setelah itu, pintu warung langsung ditutup.
Warga Jatirogo dan sekitarnya bahkan rela mengantre di depan warung sejak subuh. Beberapa pelanggan membawa wadah sendiri untuk dibungkus, sementara lainnya memilih makan di tempat meski tempat duduk sangat terbatas. Tak sedikit pula pembeli yang datang dari luar kota hanya untuk mencicipi rawon legendaris ini.
FAQ
- Apa itu Rawon Mbah Karsan?
Rawon Mbah Karsan merupakan warung rawon legendaris di belakang Kecamatan Jatirogo, Tuban. Warung ini dikenal karena kuah rawonnya yang tidak memakai keluak, melainkan kecap sebagai bahan pewarna dan penambah rasa.
- Siapa yang mengelola Rawon Bakarsan sekarang?
Warung ini sekarang dikelola oleh Alex, cucu dari Mbah Karsan—pendiri pertama warung tersebut. Saat ini, Rawon Mbah Karsan telah memasuki generasi ketiga.
- Kenapa rawon ini tidak menggunakan keluak?
Rawon Mbah Karsan menggunakan kecap sebagai alternatif keluak untuk menciptakan warna hitam khas dan rasa gurih manis yang unik. Hal ini membuat cita rasa rawon lebih ringan dan tetap kaya bumbu.
- Jam berapa Rawon Mbah Karsan buka?
Warung mulai buka pukul 05.00 pagi setiap hari dan akan langsung tutup ketika rawon habis.
5.Apa saja pilihan isian rawon yang tersedia?
Rawon Mbah Karsan menawarkan beberapa pilihan isian, yaitu:
- Rawon biasa (daging)
- Rawon + empal (daging atau jerohan)
- Rawon + kikil
- Kepala kambing utuh (untuk dibagi bersama keluarga)